Beranda > Kuliah > Pengantar Basis Data

Pengantar Basis Data

Konsep dasar basis data adalah sekumpulan fakta yang dapat digambarkan dengan model diagram hubungan antar entitas (Entity-Relationship Modelling Diagram). Komponen pembentuk ER Diagram sbb:
~

  1. Entity
    Suatu kumpulan obyek dengan property yang sama dengan ciri memiliki identitas yang dapat berdiri sendiri; contoh: mahasiswa, kelas, mata kuliah, pegawai, kantor cabang dsb.
    ~
    Dapat berdiri sendiri maksudnya dalam record-recordnya terdapat attribut yang unik yang dapat dijadikan pembeda untuk masing masing record. Sebuah entitas memiliki tipe berdasarkan kemampuannya berdiri sendiri antara lain tipe Strong dan tipe Weak.

    1. Strong Entity
      Bila suatu entitas dapat berdiri sendiri tanpa dukungan attribut dari entitas lain; contohnya: entitas Pegawai.
      ~
    2. Weak Entity
      Bila suatu entitas tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan attribut dari entitas lain;contohnya: entitas Tunjungan, Tunjangan tidak dapat berdiri sendiri tanpa ada attribut pegawai.
      ~
  2. Relationship (Hubungan antar entitas)
    Hubungan yang dimaksud adalah asosiasi attribut antar entitas yang memiliki makna; contohya: entitas Manajer dan entitas Kantor Cabang memiliki sebuah Relationship “Kelola”, jadi makna yang dibaca adalah “Seorang Manajer mengelola sebuah Kantor Cabang”, (jenis hubungan one-to-one).
    ~
    Sebuah Relationship memiliki derajat (degree) berdasarkan jumlah entitas yang terhubung antara lain: Unary, Binary, Ternary dan Quaternary.

    1. Unary
      Tipe hubungan ini berbarti hubungan yang terjadi antara dirinya sendiri dlam sebuah entitas; contohnya: entitas Pegawai yang memiliki Relationship Supervisor. Pegawai yang menjadi Supervisor juga berasal dar entitas yang sama yaitu Pegawai sedangkan entitas yang dituju juga pada entitas Pegawai.
      ~
    2. Binary
      Tipe hubungan ini antara dua entitas; contohnya: entitas Pegawai dan entitas Kantor Cabang.
      ~
    3. Ternary
      Tipe hubungan ini antara tiga entitas; contohnya :entitas Sales, Produk dan Pelanggan yang memiliki sebuah Relationship yang bernama Penjualan.
  3. Relationship bisa terdapat lebih dari satu dalam sebuah / lebih entitas.

  4. Attribut
    Detail dari sebuah entitas; contohnya entitas Mahasiswa memiliki attribut: npm, nama, jenis kelamin, kelas, tgl lahir dst… entitas Pasien memiliki attribut: nama, tgl lahir, berat badan, golongan darah dst…
    Attribut memiliki tipe tipe sbb:

    1. Simple
      Sebuah attribut yang memiliki komponen tunggal dan independent; contohnya: nama, tgl lahir dst…
      ~
    2. Composite
      Sebuah attribut yang memiliki komponen banyak dan masing masing komponennya independent; contohnya: Alamat-> jalan, kota, kode pos dst…
      ~
    3. Multi-valued
      Sebuah attribut yang memiliki nilai banyak; contohnya: dalam sebuah entitas Mahasiswa terdapat sebuah attribut nomor HP yang isinya bisa lebih dari satu record.
      ~
    4. Derived
      Sebuah attribut yang memiliki nilai turunan dari hasil kalkulasi attribut yang lain; contohnya attribut umur yang dihitung berdasarkan attribut tanggal lahir.

    Sebuah entitas harus memiliki Key attribut sebagai pembeda untuk masing masing record. Key attribut memiliki tipe sbb:

    1. Candidate Key
      Attribut yang dapat digunakan sebagai Primary Key attribut. Dipilih berdasarkan keunikan nilai attribut; contohya: dalam entitas Mahasiswa terdapat attribut nama, npm yang dipilih sebagai Candidate Key.
      ~
    2. Primary Key
      Attribut yang dipilih sebagai attribut pembeda utama dalam sebuah entitas, dipilih dari Candidate Key yang paling baik, baik dalam artian paling unik dan paling mudah dimanipulasi dalam program.
      ~
    3. Composite Key
      Candidate Key yang memiliki lebih dari satu attribut; misalnya dalam sebuah entitas yang Weak terdapat dua Key attribut yang dipakai sebagai attribut pembeda; contohnya: dalam entitas Tunjangan ada attribut Nama dan attribut Pegawai sebagai Key, artinya kalau hanya nama bisa jadi lebih dari satu record dan kalau hanya Pegawai bisa jadi lebih dari satu Tunjangan.

Structural Constraints

Dalam sebuah Relationship pada Basis Data terdapat batasan batasan yang terstruktur (Structural Constraints). Tipe utama dari batasan disebut multiplicity yang mencerminkan aturan dari sistem yang akan dibuat oleh user.

Multiplicity dibuat berdasarkan dua batasan yaitu Cardinality dan Participation.

  1. Cardinality
    Adalah nilai maximum occurrence dari sebuah Relationship antara dua entitas; contohnya: antara entitas Dosen dan Mata Kuliah terdapat Relationship “Mengajar” dengan multiplicity0..5“, artinya satu dosen boleh mengajar maximal 5 mata kuliah sedangkan sebuah mata kuliah bisa jadi belum memiliki dosen pengajarnya. Cardinality = 5 dan Participation = 0.
    ~
  2. Participation
    Adalah nilai minimum occurrence dari sebuah Relationship antara dua entitas; contohnya antara entitas Gedung dan Ruang Kelas terdapat Relationship “Terdiri Dari” dengan multiplicity1..5“, artinya satu Gedung bisa terdapat maximal 5 ruang kelas tapi satu ruang kelas hanya terdapat pada satu gedung. Cardinality = 5 dan Participation = 1
    ~

Secara umum degree Binary paling banyak dipakai dimana umumnya hubungan itu merujuk pada tiga jenis hubungan sbb:

  1. one-to-one (1..1)
    Dimana dalam sebuah occurrence terdapat hanya satu pasangan pada entitas lainnya; contohnya: antara entitas Kantor Cabang dan Manager, sebuah kantor cabang hanay boleh dimanageri oleh sorang manager dan begitu juga sebaliknya seorang manager hanay boleh memanage sebuah kanto cabang.
    ~
  2. one-to-many (1..*)
    Dimana dalam sebuah occurrence terdapat bisa lebih dari satu pasangan pada entitas lainnya.
    ~
  3. many-to-many (*..*)
Kategori:Kuliah Tag:
  1. 27 Februari 2008 pukul 12:45

    mohon ijin ditautkan di link blog-ku ye..

    thanks

  2. 27 Februari 2008 pukul 16:37

    Loh ini mas Irwan toh…
    walah ketemu di Blog
    monggo mas.. saya malah belum bikin catetan buat mata kuliah yang lain, semua teronggok di Draft.

  3. 3 Maret 2008 pukul 12:33

    Rajin euy …🙂

  4. 3 Maret 2008 pukul 13:15

    Gak juga Yul, ini masih banyak banget tulisan yang belum kelar ditulis… salam buat kanda Riyo🙂

  5. 11 April 2008 pukul 12:48

    Wah aku lagi pusing nich buat Diagram ER …………… datanya dari form inputan salah satu instansi

  6. 14 April 2008 pukul 16:05

    Basis data, struktur data, relasi, dll. semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Seringkali saya menemui kesulitan, jika harus menyusun data. Sebelum tahu persis apa yang kita butuhkan, kita harus membuat induknya dulu. Contoh : Nama, Alamat, Tempat, Tgl lahir, dll. yang kita belum tahu apakah data ini sudah cukup, tepat atau apa ? Ini karena kita harus terstruktur.

    Saya tidak mahir di sistem basis data. Tetapi ada yang saya tangkap. Kemampuan SQL memerintahkan kita untuk menyusun data secara terstruktur. Padahal keinginan saya justru terbalik. Data boleh ditulis dalam bentuk dan susunan apa saja. Tidak terstruktur. SQL-lah yang harus mampu mencari dan menampilkannya.

    Mengapa tidak ada orang berfikir seperti ini ? Sebagai gambaran, buatlah beragam data di dalam Note Pad, tidak harus terstruktur. Data apa saja yang punya induk (relasi). Pembatasnya, katakanlah titik ( . ). Simpa (save). Sekarang giliran SQL bertugas. Load dulu xx.txt. Seperti perintah ‘Find’ gitu yang otomatis ‘Next’, hanya diteruskan dengan peritah ‘ambil’, ‘susun secara’… misalnya disusun semacam tabel.

    Kebutuhan orang mengenai data umumnya ada 3 macam :
    1. terstruktur ………….. otomatis
    2. tidak terstruktur …….. manual
    3. campuran …………….. semi otomatis

    Fleksibelitas kebutuhan data justru banyak di poin 3 tadi.

    Hayoo… siapa yang berani buat aplikasi seperti itu ?
    Saya telah bisa membuat kalkulator yang bisa menyelesaikan persamaan matematika berikut :

    2 buah kayu + 5 batu =….. objek.

    kalkulator saya langsung bisa menjawab di titik2 itu, menjadi

    2 buah kayu + 5 batu = 7 objek.

    Percaya ?

  7. cess
    21 April 2008 pukul 12:49

    Yeee……..baru segitu udah sombong, itu mah gampang bro😀

  8. 21 April 2008 pukul 13:59

    @iwan:

    iya deh mas, saya percaya🙂

    @cess:

    sabar mas jangan emosi.. hehe

  1. 5 Maret 2008 pukul 17:25
  2. 5 September 2008 pukul 14:56
  3. 16 September 2008 pukul 17:44
  4. 17 September 2008 pukul 11:08
  5. 13 Maret 2009 pukul 11:02

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: