Beranda > Bisnis, Review > Yahoo alihkan resource ke Flickr

Yahoo alihkan resource ke Flickr

Rupanya setelah babak belur dihantam Google, kini Yahoo harus benar benar melakukan restrukturisasi organisasinya guna mendapat optimalisasi sumber daya yang mahal.

Barusan saya terima email pemberitahuan dari Yahoo bahwa Yahoo! Photos akan segera ditutup dan semua sumber daya pengembangan akan dialihkan ke Flickr. Berikut cuplikannya:

Dear Yahoo! Photos user,

For some time now, we’ve supported two great photo sharing services: Yahoo! Photos and Flickr. But even good things come to an end, and we’ve decided to close Yahoo! Photos to focus all our efforts on Flickr the award-winning photo sharing community that TIME Magazine has called “completely addictive.”

We will officially close Yahoo! Photos on Thursday, September 20, 2007, at 9 p.m. PDT

Yahoo juga menawarkan bagi pengguna Yahoo! Photos untuk pindah ke Flickr. Saya memang belum punya account Flickr, biasanya pake Picasa dari Google. Untuk membandingkan saya terima tawaran itu dan ternyata memang saya lebih enjoy pakai Flickr ketimbang Picasa.

Pertimbangan dulu pilih Picasa adalah karena produk Google yang saya pikir pasti baguslah seperti search enginenya. Tapi ternyata tidak jaminan, malah Blogspot semakin lama semakin lelet servernya, plus sikapnya yang agak arogan membuat saya memutuskan pindah blog dari Blogger ke WordPress.

Seperti kasus Blogger.com yang menghapus blog A Fatif Syuhud yang membuat saya benar benar kecewa dengan Google. Tahukah anda di AdSense tidak ada negara Iran? Jadi warga Iran tidak bisa join. Saya tidak tahu apakah karena Amrik sedang tegang dengan Iran atau hanyalah masalah teknis saja.

Buat kita sebagai user ambil manfaatnya ajah. Yahoo bagus dengan Flickr, pakailah Flickr. Google bagus dengan Gmail, pakailah Gmail. Memang tidak mudah menjadi besar seperti Yahoo atau Google. Akan selalu ada pengaruh dari ranah lain seperti politik atau sosial. Buat kita sebagai developer apakah kita yang kecil kecil ini sudah benar benar optimal memanfaatkan the advantage of beeing small?

Kategori:Bisnis, Review
  1. 30 Agustus 2007 pukul 15:02

    Sya spendapat dengan mas Wibi, sepertinya memang ada bentuk arogansi dari Google, sehingga saya pun memutuskan untuk nge blog menggunakan hosting sendiri, karena bisa jadi WordPress suatu saat melakukan hal yang sama seperti blogspot pada A Fatih itu

  2. 31 Agustus 2007 pukul 1:02

    Nah itu dia alasan saya dri dulu, tidak email tidak juga blog, tidak juga yang lain, lebih tenang di hosting sendiri meskipun ada konsekuensi keluar uang lebih tentunya. Tapi puas🙂

  3. 31 Agustus 2007 pukul 3:21

    @Mamo, setuju mas Mamo tapi tulisan saya kan belum banyak untuk dihosting sendiri kalao tulisannya mas Fatih kan udah banyak banget dan dia telat pindah.

    @Riyogarta, kelihatnnya saya harus mengikuti jejakmu. Tapi Riyo belum paripurna. Masih pakai dreamhost, idealnya sih pake server sendiri yang juga merupakan impian saya.

  4. 31 Agustus 2007 pukul 12:14

    trus dikasih tahu gak sama google apa alasannya melakukan tindakan tersebut

  5. 31 Agustus 2007 pukul 23:25

    @ayahshiva, penjelasan mereka hanya memberitahukan bahwa Fatih telah melanggar ToS tapi tidak dijelaskan poin atau pasal yang mana.

  6. 5 September 2007 pukul 22:03

    Yahoo! memang jauh ketinggalan dari Google.. itulah yg akhirnya membuat Jery Yang sang founder ditunjuk untuk menduduki tahta CEO guna membalikkan keadaan.

    kalau dari buku yg saya baca: The Success Story of Google , Saya melihat Sergey dan Lary mempunyai dedikasi yg tinggi, ethos kerja yg luar biasa, tulus.. dan yg penting adl “Play with the rule”. Jadi menurut saya kenapa Iran tdk ada dlm program adsense itu hanya masalah teknis dan proses saja.

  7. 5 September 2007 pukul 22:11

    Mudah mudahan apa yang di sebut Rule itu adalah sesuatu yang accountable. Sebab pernah suatu kali Eric Schmid ditanya tentang apa arti Don’t be Evil dan Eric menjawab bahwa Evil disitu apapun yang dianggap jahat oleh Sergey Brin. Jadi ya semua kembali kepada subyektifitas penggagas. Saya berharap Google AdSense segera bisa support bhs Indonesia untuk content. Sebab kalau tidak nampaknya Indonesia termasuk dalam kategori Evilnya Sergey dong yah… 😦

  8. bazack
    1 April 2008 pukul 10:04

    Mas mamo, thanks berat atas pencerahannya, insya allah kalo aku ketemu si jahil akan ku lacak dan kita oprek dia bareng-bareng….. hahahahaha…… sepertinya dia kesepian biar kita ajak diskusi dan dijadikan temen agar ulahnya bisa bermanfaat bagi orang lain…. trims berat…. selamat berjuang untuk kemajuan negara kita dalam hal teknologi…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: