Beranda > Curhat > Nilai Kuliah Jeblok

Nilai Kuliah Jeblok

Membaca tulisan pak Budi di friendster tentang para mahasiswanya yang sedang menghadapi masalah hingga nilainya pada jeblok. Saya jadi ingat jaman kuliah dulu. Saya juga dulu pernah mengalami masalah hingga nilai jeblok.

Masalah utama saya soal mood belajar. Mood belajar tergantung dari ketetarikan pada mata kuliah. Pada waktu kurikulumnya mata kuliah Rangkaian Digital saya malah semangatnya belajar assembler yang seharusnya baru diberi semester depannya.

Sebaliknya waktu dapet mata kuliah assembler saya malah semangatnya belajar Algoritma dan Pemrograman. Tidak pernah ada yang sinkron. Kecuali waktu itu mata kuliahnya Pak Made, mungkin karena Pak Made ngajarnya enak jadi tertarik.

Mata kuliah yang menarik biasanya bikin semangat belajar seperti mata kuliah Instrumentasi, Algoritma dan Pemrograman. Mata kuliah yang gak pernah bikin saya tertarik adalah kalkulus lanjut. Mana dosennya katrok pula… jadi deh saya ngulang 3 kali. Pertama karena telat bangun, ujian jam 8 pagi saya baru bangun tidur jam 11 siang. Kedua karena salah gedung, ujiannya di kampus depok saya malah ke kampus kelapa dua. Ketiga karena lupa bawa KRS jadi gak boleh masuk sama yang jaga ruangan… phhiiuuhhhff capek deeehhh.

Terakhir baru bisa klop dan itu nilainya C doang… hmm kalkulus kalkuluss… untung udah tamat kuliah.

Kategori:Curhat
  1. 15 Agustus 2007 pukul 17:20

    tidak ada murid yang bodoh, yang ada adalah guru yang tidak bisa mengajar

  2. 15 Agustus 2007 pukul 17:52

    Halo pak dokter…🙂
    salam kenal, saya baru ajah browsing blogdokter.net, ternyata mas imcw ini dokter yang suka IT yah, jarang loh ada yang begitu.

    Kebetulan Bapak dan sepupu saya juga dokter tapi mereka gaptek tuh.

  3. 16 Agustus 2007 pukul 9:53

    Mmm, jadi inget juga jamannya ambil kuliah assembler, ini pelajaran menarik🙂 Sayang sekarang sudah susah dipakai😦

  4. 16 Agustus 2007 pukul 10:07

    wah sering juga tuh gak sinkron kayak gitu, pas mata kuliah banyak programming malah asik di jaringan.

    salam kenal.

  5. 16 Agustus 2007 pukul 14:12

    @riyogarta, bener, soalnya assembler dulu kan prosessor 8088, masih bisa dipakai di pocessor 80286 tapi begitu udah nyampe ke prosesor 80486 udah banyak yang gak bisa dipake lagi instruksinya. Favorite saya dulu interupt 19 untuk booting… hehe
    .
    @septian, salam kenal juga, ada hubungan apa dengan septian dwi cahyo? itu loh yang jago pantomim, dia idola saya dulu waktu jaman breakdance tahun 80an. Sekarang ente udah network engineer dong yah?

  6. 16 Agustus 2007 pukul 16:10

    Salam kenal… cuma satu mata kuliah (jaman dulu) yang membuat nilai kuliah saja jeblok yaitu Mata Kuliah Pengantar Ekonomi. Males ngulang, lagi tapi biarlah… nilai bukan segalanya. Betul gak Coy? piz…

  7. 28 Agustus 2007 pukul 10:19

    saya paling ga bisa itu klo kuliah yang berhubungan dengan jaringan eh apalah itu kek sistem tersebar dkk, trus english juga dapet C -what?!?- ama pancasila juga heuheu nampak tidak bermoral😛

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: