Beranda > Review > MySpace Tambah Kacau

MySpace Tambah Kacau

Dalam tulisan yang lalu saya menulis prestasi MySpace dalam menyalip Friendster.
Perkembangan telah terjadi, Friendster banyak berbenah dan MySpace mulai kacau balau.
Banyak pengguna MySpace kecewa dengan layanan portal yang dibeli oleh Rupert Murdoch seharga 580 juta dollar tersebut, mulai dari error tidak penting sampai pada yang paling serius adalah pembajakan account.

Yang terakhir ini sungguh sangat meresahkan, disamping merugikan pemilik account yang dibajak juga mengancam account yang lain terutama Friends dari pemilik account yang dibajak.

Fenomena pembajakan account MySpace ini sudah sangat meluas dan sulit dibendung, diperparah lagi dengan maraknya fake-account yang membuat MySpace kelihatan seperti tempat sampah.

Fake-account adalah account yang dibuat dengan menggunakan profile palsu berupa foto seksi dan profile yang dibuat semenarik mungkin. Account ini memang dibuat oleh pihak ketiga untuk orang orang yang tidak punya teman terlalu banyak di MySpace tapi ingin tampil populer seperti layaknya selebritis.

Mereka (pemilik fake-account) menawarkan diri (dengan profile yang menarik tadi) kepada calon pengguna jasa mereka sebagai teman dan untuk meyakinkan orang orang bahwa mereka adalah teman sejati dari pengguna jasa fake-account maka mereka juga akan memposting Comment seperti layaknya teman akrab. Bahkan kegiatan faking ini sudah tergorganisir secara profesional, anda bisa bayar sekian dollar perbulan dan si pemilik fake-account akan memposting 2 Comment perminggu.

Semakin banyak duit yang anda bayarkan semakin banyak dan beragam profile Friend yang anda miliki. Jika anda melihat profile seorang public figure dengan jumlah Friend ribuan maka itu wajar karena public figure biasanya punya fans berat.

Tapi jika anda menemukan account orang biasa yang penampilannya juga tidak terlalu menarik dan tidak punya prestasi apa apa tapi bisa punya Friends sampai 5000 orang ditambah lagi dengan profile Friend mereka cantik-cantik, tampan-tampan dan seksi maka bisa jadi orang tersebut menggunakan jasa fake-account.

Manajemen MySpace pernah melakukan tuntuan hukum kepada sebuah situs yang memberikan layanan fake-account, karena kegiatan faking ini benar benar telah membuat MySpace tampak seperti tempat sampah. Pemasang iklan menjadi enggan beriklan karena begitu banyak fake-account yang tidak mungkin membuat iklan mereka jadi efektif.

Ciri ciri fake-account adalah profilenya wanita/pria muda usia 20an awal dengan tampang menarik kemudian dengan vulgarnya menuliskan ajakan untuk berhubungan lebih lanjut untuk chating dan email. bahkan lebh serius lagi fake-account ini menjalankan BOT chating sehingga ketika orang coba chating dengan account tersebut akan ada respon yang seperti orang beneran padahal itu cuma BOT.

Jika anda pengguna MSN maka anda akan di suguhkan adult-live-webcam yang isinya adegan live orang sedang mandi atau behubungan intim. Adegan tersebut ditampilkan sedemikian rupa sehingga membuat pengunjunng penasaran dan akhirnya bersedia membayar untuk tetap stay-tune. Sekedar info bahwa bisnis adult-live-webcam berpengahsailan jutaan dollar perbulan.

Saya tidak tahu apakah Tom Anderson (sang pendiri dan pengelola MySpace) -yang selalu tampil tersenyum di setiap list Friends tiap account baru itu- sudah melakukan sesuatu yang berarti atau dia hanya sibuk membuat bulletin pengumuman tentang tips & tricks yang tidak pernah dia balas kalau ada yang merespon.

Musibah yang lebih besar datang ketika praktik pembajakan account booming, sampai sekarang pembajakan masih terus berlangsung dan bahkan semakin menggila. Ketika sebuah account dibajak maka si pembajak akan melakukan spamming ke daftar Friends dari korbannya lewat Message, Bulletin dan juga lewat Comment.

Materi spamming mereka berupa ajakan atau tawaran jasa menarik tertentu.
Apa dan bagaimana cara mereka membajak, tunggu tulisan saya lebih lanjut.

Kategori:Review
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: